Anisa menatap lekat kedua anaknya yang kini tengah dipeluk oleh Nicholas, pandangannya terpaku akan mata Nicholas yang memancarkan ketulusan, Anisa bisa melihat itu, akan tetapi entah kenapa dia masih tidak dapat mengenali perasaanya kepada Nicholas. Anda sebagian hatinya yang mengatakan bahwa ia mencintai Nicholas namun ada juga sebagian hatinya mengatakan bahwa ia membenci Nicholas. kebencian itu lebih pada kejadian masa lalu yang membuatnya terjebak dengan keadaannya sekarang. Flashback Mata nisa perlahan membuka kesadarannya merasakan rasa sakit di sekujur tubuhnya "Aaawww" tubuhnya sangat sulit digerak kan dengan susah payah nisa memcoba untuk duduk dan mendapati perban yang telah melilit pangkal kaki hingga pahanya Dan pergelangan tangan sebelah kanan nya pun juga berbalut perban

