Chapter 19 - An Uncontrollable Thing

2118 Kata

Buru-buru Tamara bergerak menjauhi Henry. Ditatapnya Henry dengan penuh murka. “Kamu bicara apa sih?! Di tengah-tengah keadaan genting seperti ini kamu masih bisa berpikir mesuum?!” makinya. Henry menyeringai. Dia mendekati Tamara kembali. “Aku serius, sayang …,” rayunya. “Aku menginginkanmu sekarang. Lihatlah sekeliling kita. Tidak akan ada yang bisa mengganggu kita asalkan kita ‘melakukannya’ dengan cepat. Itupun kalau kamu mau ‘melakukannya’ di atas tanah dan dedaunan kering seperti ini.” Dia lalu coba menangkupkan wajah Tamara dengan tangan kanannya, namun Tamara dengan sigap langsung menepisnya dan menghadiahi pipi kanannya dengan sebuah tamparan keras. Tapi bukannya marah, Henry malah tertawa sambil memegangi bekas tamparannya. Tamara jadi merinding. “He … Henry?” panggilnya khawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN