Akbar dan Gista mengadakan tasayakuran, agar pernikahan mereka untuk kedepannya lebih baik dan ngga ada lagi masalah-masalah besar menimpa rumah tannga mereka. Acara ini juga diadakan karena mereka merasa bersyukur akan kesembuhan Dania. Gista masih berdiri di depan kaca sambil memandangi dirinya. “ Bismillahirohmanirohim.” Ucapnya dengan memejamkan mata. Akbar yang baru keluar dari kamar mandi pun langsung terpaku di depan pintu. Dari kejauhan dia melihat isterinya, hatinya benar-benar tenang dan bahagia. “ Cantik.” Ucap Akbar. Dan Gista langsung membalikkan badannya sambil tersipu malu. “ Kamu memang bidadari surgaku sayang.” Ungkap Akbar dan langsung mendekati isterinya. “ Gombal.” Ujar Gista yang masih tersipu malu. Karena Akbar tak henti-hentinya memandangi dirinya. “ Siapa juga

