pembalasan bagi yang memisahkan

983 Kata

Terlihat syok dan tatapan matanya membulat melihat dengan jelas ayah mertua sedang berdansa bergembira di acara resepsi pernikahannya dia hotel bintang lima paling mewah di kota kami. Dia mengucek mata dan menatapku bergantian dengan ponsel itu. "Laila? Apa ini Ayah?" tanyanya ragu. "Iya, Bu. Itu ayah," jawabku singkat sambil menunggu reaksinya. "Di-dia nikah?" "Iya, Nikah, dengan Tante Rima janda cantik, dua anak," jawabku santai. "Kok, Ibu gak tahu? Kamu kenapa gak kasih tahu?" tanyanya dengan suaranya bergetar, nada tercekat dan pastinya hati ibu sedang teriris. "Lho, ibu gak tahu ya?" tanyaku polos. "Kamu jangan pura-pura gak tahu, kamu dan ayah mertuamu sudah menipuku!" Ia bangkit dan berteriak lantang. "Ibu ... kalo ibu mau marah, marah sama ayah, bukan denganku, aku tidak a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN