PENGAKUAN ACHA

1076 Kata

“Kami berdelapan, kelompok kami berdelapan dan satu orang sudah meninggal 2 tahun lalu. Tinggal 7 yang ada. Kalau kamu mau kamu bisa ikut karena bukan kegiatan formal. Ada juga kok yang bawa istrinya, ada yang bawa suaminya, ada yang sedang hamil.” “Tak apa kalau kamu ikut, sesudah itu baru aku pulang.” “Nanti aku pikirlah,” balas Acha. Pesanan datang, mereka mulai makan makanan yang Bhumi pesan. Acha makan tanpa protes. “Yang perlu kamu ingat adalah aku tidak sabar untuk memberitahu orang tuamu tentang keberadaanmu. Mereka sangat sedih. Jadi kalau semakin lama kamu sama bercerita padaku, kesabaranku mungkin habis. Mungkin aku akan cerita. Mungkin aku keceplosan pada papaku atau ayahku bahwa aku bertemu kamu di sini.” “Karena kamu tahu kan tiap malam aku menghubungi mereka. Malam di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN