RIBET BANGET SIH

1064 Kata

‘Kenapa ya dia nolak makan berdua kalau memang dia suka sama lelaki itu? Lelaki itu ganteng kok. Tajir juga, bukan sekelas Caiden,’ itu yang ada di pikiran Bhumi, karena dia sudah pernah ketemu dengan Auriga di Korea, kalau Markus belum pernah ketemu lelaki itu. “Tapi Bu besok ada jadwal pertemuan dengan bapak Auriga dan bapak Bintang Bu. Itu sudah dibahas eh maksud saya sudah di jadwalkan jauh sebelum Ibu berangkat ke Adelaide.” “Masa sih? Saya malah belum tahu loh.” “Iya Bu, besok jam 11.00 dan seperti biasa Ibu sudah tetapkan pertemuan di ruang meeting karena Ibu tidak mau di luar kantor. Jadi saya terima di sini,” Markus membaca agenda Acha esok hari. “Ya oke. Waktunya satu jam sebelum jam makan siang. Dari PT apa? Saya malah belum tahu.” “PT Alfabet Internasional Bu.” “Berart

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN