“Tapi saya bilang sama Opa dan Oma itu jebakan Acha supaya semua orang fokusnya ke Jogja. Padahal Acha sudah menghilang. Saya tahu posisi Acha dan saya diamkan. Saya pikir gampang saya tarik. Tapi setelah saya lihat-lihat dan saya amati, saya tahu latar belakang Acha pergi.” “Sejak awal saya tahu latar belakang Acha pergi. Tapi semua itu hanya untuk saya pribadi. Saya harus buktikan terlebih dahulu, benar tidak semua dugaan saya.” “Nanti rasa penasaran Anda kita ungkap nanti ya, karena itu saya langsung bilang sama tante Marlene hubungi Auriga, kasih tahu Acha ada di Jogja.” Acha tentu saja melotot memandang Bhumi, dia tidak tahu bahwa yang menyuruh Auriga ke Jogja adalah Bhumi. “Di situ tebakan saya tepat. Acha langsung lari ngibrit ketika Auriga tahu di mana posisinya. Acha langsung t

