Sekarang sudah memasuki tahun ke enam dimana Dion bekerja disini, tahun ke tiga dimana Dion menjadi bos, dan tahun ke delapan belas dimana perusahaan yang menyediakan, memproduksi, dan memasarkan alat-alat perabotan rumah tangga yang dibangun oleh Koh Ming Ay ini. Dion sebenarnya masih tak menyangka ia sampai ada di titik ini. Sungguh ia memuji-memuji Nama-Nya karena kalau bukan karena kehendak allah SWT maka tiada bisa Dion berada di posisi sekarang. Pastilah itu karena allah SWT yang menggerakan hati Dion untuk bekerja keras, bekerja lebih dari pada siapapun dan sudah semestinya ia mendapatkan hasil yang lebih dari siapapun juga. Dion sudah mengalami manis perih kehidupan semenjak kecil. Dion juga sudah merasakan manis perih merintis usaha sendiri yang membuat ia tahu betapa besarnya

