Sashi keluar kamar diapit oleh Elsha. Di ruang tamu yang sekarang tampak luas sudah duduk banyak orang. Entah ke mana perginya sofa-sofa dan meja di sana. Mata Sashi hanya fokus pada lelaki tengil yang kini tersenyum penuh misteri padanya. Bulu kuduk Sashi meremang. Sial. Andreas seperti seorang psikopat yang sedang mengincar mangsanya. Sashi duduk di samping Andreas lalu pak penghulu menyuruh mereka untuk saling berhadapan. Andreas diarahkan oleh Donita untuk memasangkan cincin nikah ke jari manis Sashi. Lalu begitu juga dengan Sashi yang memasangkan cincin nikah ke jari manis Andreas. Kemudian pak penghulu menyuruh Sashi untuk menyalami Andreas dan mencium punggung tangan lelaki yang kini sudah sah menjadi suaminya. Andreas juga balas mencium kening Sashi dengan lama. Seolah terselip

