"ASTAGA, BURUNGKU!" Sashi terlonjak kaget saat suara Andreas begitu melengking sarat akan kesakitan. Sashi segera menarik kursi yang tadi sempat di dorongnya ke belakang. "Dre, kenapa?" Sashi bertanya dengan khawatir karena Andreas membungkuk sambil menutupi aset berharganya. "Gak lucu, Dre!" Donita bersungut-sungut memperhatikan wajah lebay Andreas. Wanita paruh baya itu lantas pergi meninggalkan Sashi dan Andreas di dapur. "Dre, kena ya?" Andreas seolah kehilangan kata-kata karena juniornya benar-benar terasa sangat ngilu dihantam kursi. "Dre..." Andreas masih saja meringis tanpa bicara membuat Sashi semakin khawatir. Sashi menarik tangan Andreas dengan lembut dan membawa lelaki itu masuk ke dalam kamar mandi di dekat dapur. Sashi menuntun Andreas untuk duduk di kloset yang tertu

