"Cewek kelab malam itu?" Sashi yang semula tersenyum ramah kepada teman-teman Andreas kini mendadak murung. Cewek kelab malam. Jadi semua teman Andreas menganggap Sashi perempuan yang tidak baik? Sudut hati Sashi seperti ditusuk ribuan jarum. "Maksud lo apa?" tanya Andreas dengan nada yang jelas tersinggung. "Bener kan? Lo kenal dia di kelab malam?" "Bener. Tapi bukan berarti cewek gue jalang kayak isi pikiran lo. Cewek gue cewek baik-baik kalau lo mau tahu. Dan jaga omongan lo." Galih tersenyum miring mendengar ucapan Andreas. 'Wah, sepertinya Andreas benar-benar sudah menjadi bucin tuh cewek,' pikir batin Galih. "Emang ada yang salah sama omongan gue? Kenapa lo sampai marah begini?" Sial. Rasanya tangan Andreas sudah gatal ingin melayangkan tinju ke wajah menyebalkan Galih.

