Sejak malam itu Hito tidak pernah lagi melihat Indira. Gadis itu tidak pernah datang lagi ke restoran, nomer ponselnya pun tidak bisa di hubungi. Ada penyesalan yang Hito rasakan. Andai saja malam itu dirinya tidak mengungkapkan perasaannya pada Indira, mungkin saat ini dia bisa melihat gadis itu walaupun telah menolaknya. Ya, malam itu Indira menolaknya. Dengan lembut gadis itu berkata jika dia tidak bisa menerima perasaannya. Tentu saja Hito kecewa tapi dia bisa apa? Perasaan tidak bisa di paksa. Indira juga berkata jika dia mencintai laki-laki lain. Hari terus berganti, bulan pun ikut berlalu. Selama itu Hito tidak pernah tahu lagi bagaimana keadaan Indira. Rasa galau terus menyerangnya sampai para sahabatnya selalu meledeknya untuk segera move on. Dulu, Hito pernah mendatangi a

