Tiga minggu kemudian .... Udah hampir satu minggu aku dan keluargaku pindah ke rumah baru. Ya, dengan berat hati aku putusin buat ninggalin Pak Darren dan kembali ke orang tuaku. Walau sejujurnya aku gak mau pergi dari dia. Kita pindah bukan karena semata-mata menghindari Pak Darren dan keluarganya, tapi karena rumah kita habis terlalap api dan gak menyisakan apa pun. Awalnya diduga kebakaran terjadi karena konsleting listrik, tapi besok harinya mama menerima pesan dari nomor baru yang mengatakan kalau dia sengaja membakar rumah kita karena aku gak mau ninggalin Pak Darren. Ya, siapa lagi kalau bukan Pak Temmy? Orang tuaku marah banget pas itu. Mereka berpikir kalau apa yang udah dilakuin Pak Temmy beneran keterlaluan. Ngelaporin dia ke polisi pun rasanya percuma, jadi kita mutusin bua

