“Ka-kamu ... bisa dengar suara Luna?” lirihnya. Darren mengalihkan pandang ke arah kakak iparnya, kemudian mengangguk. “Kamu benar, dia sedang dalam bahaya.” “Apa yang dia bilang?” “Minta tolong,” jawabnya. “Kamu tau di mana dia sekarang? Jujur sama saya.” “Hanya tau kalau dia ada di tempat semacam hutan,” lirihnya. “Kuharap dia baik-baik aja, Tuhan.” Darren awalnya gak percaya sama Leo, tapi saat dia mendengar langsung permintaan tolong Luna ... ternyata laki-laki itu benar. “Kira-kira di mana lokasinya ya?” tanya Darren retoris dan mulai kembali menjalankan mobil menjauh dari sana. Wajahnya menunjukkan kalau dia khawatir, Leo gak menjawab apa pun karena dia juga gak tau. Papa dan mama mertua Darren juga turut mencari anak mereka. Mama Darren yang udah dikabari mengenai ini, panik

