Bab 79 - Pesan Masuk Dari Temmy

1315 Kata

“Mama, udah Ma, jangan pukulin Darren.” Aku berusaha buat menjauhkan tubuh mama dari Pak Darren. Gak tega rasanya liat laki-laki itu dipukulin tapi dia sama sekali gak berusaha buat ngelawan. “Jangan dipukul lagi, udah.” Napas mama terengah, liat Pak Darren udah kaya liat musuh bebuyutan ... emosinya langsung gak terkendali begitu. “Kenapa dia bisa ada di sini?” tanya mama dengan nada marah sambil melotot ke arahku. Aku gak liat keberadaan Papa di samping mama, kayanya dia belum pulang atau beda shift. “Jawab, Luna!” “Saya datang setelah dapat alamat dari teman saya,” ucap Pak Darren yang bersuara karena aku gak kunjung menyahut. “Bohong! Pasti kamu kan yang beritahu alamat kita? Iya kan, Lun?” Mama tau mengenai Pak Darren yang punya kelebihan bisa dengar suara hati aku, itu sebabnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN