Saat Jeslyn kembali, dia sudah melihat Robert yang duduk di sofa dengan santai. Padahal ada lebam di wajahnya. Jeslyn tidak tersentuh untuk peduli dengan luka Robert, karena dia sendiri juga sedang kesal dengan Robert sekarang. "Sudah tau begini kamu masih berani memancing amarah Kakakku!" sembur Jeslyn dengan kesal. "Jika khawatir katakan saja, jangan berpura-pura dengan mengalihkan pada amarah seperti ini," ucap Robert dengan tersenyum. Sebelum Jeslyn menjawab, Damien datang dengan menghampiri Robert yang duduk di sofa. "Daddy!" Damien langsung memeluk Robert dengan erat. "Ada apa dengan muka Daddy?" tanya Damien ketika melepaskan pelukannya pada kaki Robert. Luka yang Nelson sebabkan sangat kontras dengan kulit Robert sehingga terlihat jelas meninggalkan warna merah kebiruan. "Daddy jat

