43. Marah

1716 Kata

Keesokan paginya, tidur Robert terinterupsi dengan guncangan tubuhnya yang dilakukan oleh Damien. "Daddy, bangun," ucap Damien dengan menepuk pipi Robert pelan. Robert membuka matanya perlahan dan tersenyum ke arah Damien. "Pagi, Jagoan," ucap Robert dengan suara seraknya. "Ini sudah siang, kita kesiangan Daddy," ucap Damien dengan menggeleng. Robert tersenyum lalu beranjak bangun dan menyandarkan tubuhnya pada dashboard ranjang. "Ayo kita mandi," ajak Robert yang dijawab anggukan antusias oleh Damien. Sebelumnya Robert melirik ke arah jam yang menunjukkan pukul 10 pagi. Selesai mandi Robert turun ke bawah dengan Damien yang berada dalam gendongannya. "Selamat pagi Kakak, Damien," sapa Joycelline dengan ramah. "Ini sudah siang, Zia," protes Damien yang membuat Joycelline tertawa. "Apakah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN