Authort POV vita
" vita, nanti kalau kamu di ruangan boss kamu jangan caper caper, karna boss anti wanita genit, dan ingat boss juga tidak suka bertele tele, boss berkepribadian pendiam, dan jangan sok akrab, atau kau akan tekena masalah " kata mbak syifa pada ku
" begitu menyeramkan nya kah boss kita mbak? aku jadi takut" kata ku lemah
" jangan takut, selagi kamu tak buat salah, boss tak akan marah, yang penting kamu ingat yang saya bilang ya, " kata mbak syifa memberi nasehat
" baik mbak, oya mbak apa boss kita udah tua banget ya, boss kita cowok apa cewek? " tanya ku pada mba syifa
" boss kita masih muda, cowok, dan ganteng banget, cuma sayang sedingin kulkas, padahal banyak para karyawan wanita yang tebar-tebar pesona, eh malah nggak di tanggepin, ehhhwew" kata mbak syifa
" nanti dia nggak suka cewek lagi mbak? " kta ku dan kami pun tertawa
tak lama telpon berbunyi, dan ternyata aku di suruh keruanga boss
aku pun berjalan perlahan kesana,
deg deg deg
aku tak mampu menatap wajah nya, takut ntar salah sangka,
tapi diluar degaan dia malah marah karna aku selalu menunduk, dan ku beranikan diri melihat nya,
dan ternyata dia,
dia pria tadi,
pria yang kutolong pagi tadi
" kamu" kata ku sambil menunjuj nya, dan aku tersadar
"eh maaf pak" kata ku malu