Part 20

2067 Kata

Selamat membaca _______________________ Kedua mata ku sembab gara-gara menangis cukup lama di dalam kamar mandi, entah apa yang sedang aku alami, patah hati atau hanya sakit hati. Yang jelas keduanya sangat rasa, kecewa akibat penolakan Eza teramat membuat ku sakit dan malu. Bagi ku sakit hatinya tidak seberapa tapi malunya itu loh yang membuat ku tidak kuasa untuk melihat Eza saat ini, aku tidak berani melihatnya yang akan tertawa karena kejujuran ku beberapa jam yang lalu. Rasanya sangat malu, aku tidak punya keberanian sama sekali untuk menghadapinya. Aku merutuki diriku sendiri yang terlalu bodoh dan t***l, dengan mudahnya tanpa memikirkan akibatnya seperti sekarang, aku jujur tentang perasaanku yang hanya dijawab lirikan saja. Dia menolak ku tanpa kata-kata, hanya lirikan sekilas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN