Part 13

1233 Kata

Selamat membaca!!! _______________________ Tekad ku sudah bulat, dengan keyakinan yang sudah ku susun dan rasa sakit hati yang sengaja aku sisih kan terlebih dahulu, kali ini aku berniat menemui Dinda mengingat perkataan Eza yang menasihati ku, hati ku terbuka lebar untuk memaafkan kesalahan Dinda. Yang Eza katakan memang benar, bagaimana pun Dinda dia tetap kakaku, keluarga satu-satunya yang aku miliki. Aku harus bisa bicara dengannya, berusaha kerasa untuk memaafkannya. Taman depan cafe menjadi tempat pertemuan ku dengan Dinda, sebelumnya kemari aku sempat menitipkan surat terhadap pelayan pria yang bekerja di cafe tempat Dinda juga bekerja. Aku sengaja memilih tempat ini agar suasana nya lebih nyaman dan tidak ada ketegangan di antara kita. Aku mengedarkan pandangan ke setiap sudu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN