42. Rahasia Kita

2012 Kata

Irene terus menggandeng lengan Alen sambil menyandarkan kepalanya dipundak cowok itu, Alen meliriknya dengan risih, sudah berkali-kali Alen menolaknya tetapi gadis itu tak kunjung ingin lepas. Kini mereka tengah berjalan bersama di restaurant bintang lima, mereka disuruh kesini tadi oleh Pandu. Saat mereka sudah sampai didepan pintu masuk langsung ada pelayan yang menyambutnya. "Selamat malam, Non Irene dan Mas Alen." sapa pelayan itu dengan hormat pada mereka. "Malam!" balas Irene dengan sumringah namun tidak dengan Alen. Lalu mereka kembali melanjutkan jalannya sampai dimeja yang sudah dibooking, disana ada Mama dan Papa Irene beserta beberapa bodyguard yang mendampinginya. "Halo Dad, Mom." sapa Irene sambil tersenyum. Pandu dan Vanya langsung mengangkat pandang, mereka sama-sama m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN