Enam belas bulan kemudian... Alen terus menghibur bayi yang sedari tadi menangis karena mencari Mama nya. Cowok itu jadi kebingungan sendiri karena sedari tadi tangisnya tidak mau berhenti, Alen sampai tidak tega. Berbagai macam cara sudah Alen lakukan agar anaknya itu bisa diam, tetapi rasanya tidak berhasil. Sampai akhirnya Raina datang sambil membawakan pakaian Aksa beserta perlengkapan mandi lainnya dari kamar sebelah. "Haiii, kamu kenapa nangis? Papa kamu nggak bisa diemin kamu yaa?" Raina berkata sambil mendekati Alen dan Aksa. "Biasanya Aksa diem loh Ra, tapi ini kenapa nangis ya?" tanya Alen. "Badannya udah lengket, nggak nyaman, makanya dia nangis. Iyakan Aksaaa?" tanya Raina yang mulai melepaskan baju Aksa. Aksa lalu bergumam panjang, hal itu membuat Alen dan Raina langsung

