Special II

4166 Kata

Hayate berlari ke arah mereka dan serentak menjadi tontonan anak dari konglomerat lama itu membentak tiga gadis yang gemetar. Tidak biasanya Ryuu yang santai dan bersahabat semarah ini hanya karena Rena tercebur ke kolam? "Astaga, Ryuu. Ya ampun, mimpi buruk apa aku semalam," Hayate meraung menatap cucu perempuannya yang berusaha muncul ke permukaan dan dia tidak bisa. Karena kaget dan belum bersiap, kakinya tidak mampu bergerak dan Rena berpikir dia akan tenggelam, tetapi tangan lain menariknya, membawanya berpegangan ke tepi untuk bernapas. "Kau masih hidup, kan? Heh, Rena. Jangan mati di sini," Ryuu membawanya ke pinggir dan gadis itu terbatuk-batuk hebat. Wajahnya memerah. "Kalau kau mati, aku akan rebutan sosis dengan siapa? Papa?" Masih dengan kalimat rebutan sosis yang tidak penti

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN