Dalam keheningan penuh kecewa yang membayang dalam diri Julie, perlahan Tony mengangkat tangannya, seraya berdehem sedikit. Semua mata menoleh padanya. “Ehm... maaf,” kata Tony ragu- ragu. “Mungkin aku bisa membantu soal keberadaan ayah Julie,... dan...,” “Benarkah?” tanya Nyonya Faulkner dan Julie bersamaan. “Ya.” Ellis dengan cepat memegangi bahu Tony. “Bagaimana bisa?” Tony mengedikkan kepalanya pada gadis berambut hitam di sampingnya sambil tersenyum manis. “Kau akan segera mengetahuinya. Begitu pula dengan Julie dan Anda, Madam.” Ketiganya masih terdiam bingung dengan kata- kata Tony. “Jadi, bagaimana kalau kita ke sana sekarang?” tanya Tony. Ia beralih pandangan pada Nyonya Faulkner. “Madam Faulkner, apa Anda ingin turut serta? Kurasa Anda dan Basty akan bisa ikut di mobilku,

