Bab 67 : Marah

1564 Kata

Tony dan Ellis baru saja melangkah dari pintu keluar bioskop. Suasana agak penuh sesak, dan Tony yang masih membawa sisa popcorn dan minuman dalam genggamannya tampak berhati- hati agar tidak terdorong, begitu pula Ellis. Begitu mereka sudah benar- benar keluar dari area bioskop, Ellis berbalik menghadap Tony. “Tony,” panggilnya. Anthony, yang baru saja menghabiskan popocorn terakhirnya dan membuang kotaknya ke tong sampah, segera menoleh. “Hm?” “Ada... yang ingin kubicarakan,” kata Ellis dengan serius. “Apa itu?” Ellis menghirup napas dalam- dalam. “Aku memintamu agar berhenti menemuiku lagi begitu pengembalian nama baik Julie ini selesai.” Tony tersedak oleh minumannya sendiri. “Ya,” kata Ellis dengan wajah putus asa. “Kita tidak bisa seperti ini terus,Tony.” Mata Tony masih mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN