Grizelle sudah berdiri di halaman depan rumahnya. Tadi malam, Gerald kembali berjanji untuk pergi bersama dengan Grizelle pagi ini. Grizelle menghembus nafasnya secara teratur, ia mempersiapkan diri dan hatinya jika Gerald mengingkar janjinya lagi. Suara motor terdengar secara perlahan, Grizelle melihat ke arah datangnya suara. Grizelle melihat motor yang ternyata sama dengan milik Gerald. Grizelle semakin berharap. Laki-laki itu berhenti tepat di depan Grizelle dan membuka helmnya. Senyum Grizelle mengembang saat melihat wajah Gerald. “Kenapa?” tanya Gerald yang melihat Grizelle tersenyum lebar “Enggak. Aku kira kau gak menepati janjimu lagi” jawab Grizelle “Ayo!” ajak Gerald Grizelle mengangguk dan segera menaiki motor itu. Mereka pun pergi meninggalkan rumah Grizelle dan menuju

