Arga tertegun mendengar penjelasan Bella. Hatinya seketika saja menghangat, awalnya Arga merasa takut jika Bella akan kembali lagi kepada Rio. "Om, apa nanti Om akan mengundang Rio di acara kita nanti?" tanya Bella, menatap Arga serius. "Ya, aku akan mengundangnya. Bagaimanapun Rio adalah keponakanku dan Ayahnya adalah Kakakku sendiri." sahut Arga, "Aku akan membuktikan padanya, jika gadis yang dia sia-siakan dulu. Akan hidup bahagia bersamaku." sambung Arga. Bella terkejut dengan kata-kata Arga, namun hatinya juga merasa senang. "Bagaimana jika nanti Rio tidak datang? Om pasti tidak akan bisa memperlihatkannya itu?" tanya Bella memancing Arga. Bella sebenarnya hanya ingin tahu lebih dalam lagi, bagaimana perasaan Arga sesungguhnya kepadanya setelah menikah. "Jika dia tidak datang itu

