56. Menuntut Hak Asuh Res

1525 Kata

"Kau? Kenapa kau menjadi pria serakah, Raga? Kau menjual benihmu demi mendapatkan banyak uang dan sekarang, setelah benih yang kau jual tumbuh besar dengan sangat cantik, kau ingin merebutnya dariku. Sepertinya kau sudah gila Raga." Ozawara menatap Ragana tidak percaya. Tatapan matanya memancarkan kekecewaan yang begitu mendalam. Bola matanya sudah memerah dan kaca-kaca di dalamnya sudah hampir pecah. "Ya, katakan saja aku memang begitu. Aku memang pria serakah dan pria tidak tahu malu seperti yang kau katakan sebelumnya. Tapi, salahkah jika aku ingin selalu berada di dekat putriku? Salahkah jika aku ingin memberi kebahagiaan yang lengkap untuk putriku? Salahkah jika aku mencintai ibu yang melahirkan putriku?" Ragana terlihat sangat frustasi dan tidak tahu bagaimana lagi cara menghada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN