52. Kau Berani Berbohong, Raga?

1805 Kata

Ozawara melebarkan matanya sambil menggertakkan giginya. Bahkan, Ragana bisa mendengar suara decitan gigi wanita itu yang saling beradu. "Sudah berapa kali aku mengingatkanmu, Raga?" geram Ozawara. Merasa ada tanda bahaya, Ragana bergegas melepaskan tangan Ozawara. Ia tersenyum canggung sambil memikirkan sebuah cara agar lolos dari cengkeraman badak yang menggila. Jika tidak pintar-pintar membuat alasan. Maka, Ragana bisa mati diseruduk dan tertusuk culanya. "Tolong daddy, Res! Tolong daddy dari cengkeraman Mommy," teriak Ragana meminta tolong. Melihat Ragana berteriak meminta tolong putrinya membuat Ozawara semakin geram. Wanita itu bergegas membekap mulutnya sambil memelototinya sebagai tanda agar Ragana tetap diam. "Diam atau kau mau aku melakukan sesuatu yang bisa membuatmu menyes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN