38.

748 Kata

"Hahaha," tawa Wika menggelegar. Pras yang awalnya mengernyit kini merasakan merinding, ngerih melihat situasi dan kondisi Wika yang menurut dugaannya benar mabuk. Mabuk? Ya, seperti itulah kira-kira. Tapi, kenapa Wika bisa sampai mabuk. Darimana gadis itu mendapatkan alkohol, maksudnya meminum alkohol. Apakah mungkin..., Jangan-jangan Wika datang ke club? Selain tertawa Wika juga melompat-lompat kecil dihadapan Pras. Bagaikan orang yang gila sesaat Wika pasti melakukan itu tanpa sadar, dan di luar kendalinya. "Hei, hentikan!" titah Pras mencekal salah satu lengan Wika, "diam, jangan melompat-lompat lagi." "Hehe, kenapa pak? Bapak gak suka ya saya lompat-lompat?" tanya Wika semakin mendekatkan tubuhnya merapat pada Pras. Pras dapat mencium dengan jelas bau aroma alkohol yang menguar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN