28.

955 Kata

Tika, Ulfa dan Loli terus memperhatikan rumah Pras dari luar hingga dalam. Wika sampai menepuk jidatnya sendiri melihat kelakuan ketiga temannya yang tampak heboh meneliti rumah Pras. Pras dan Sofi hanya saling melempar pandangan mereka seraya tersenyum geli. "Hei, kalian jangan mempermalukan aku seperti itu." bisik Wika pada ketiga temannya yang langsung tersadar dan nyengir. Wika melayangkan tatapan kesalnya, dan kembali berbisik mengancam temannya apabila mempermalukan dirinya nanti. Dengan percaya dirinya ketiga orang itu berjanji bahwa mereka tidak akan mempermalukan Wika. "Baiklah, bisa kita mulai belajarnya?" tanya Pras pada keempat mahasiswanya. "Siap pak!" jawab mereka kompak. Pras mengangguk, "baiklah, kita belajarnya di ruang tamu saja ya." "Baik pak," lagi, mereka menjaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN