“Sekarang 2-0!!!” Shiden tampak semakin sombong di mata Tylisia. “Ya udah lo bareng Shiden aja nyari buku gue balik aja!” ucap Tylisia pura-pura serius Keyla yang mendnegar itu langsung meletakkan buku yang sedang di pegangnya lalu menghampiri Tylisia yang tampak cemberut menurutnya. “Nggak Tyl, lo temenin gue. Masa iya gue sendirian di sini” Keyla berucap sambil memelas sambil menggoyangkan lengan Tylisia seperti anak kecil yang sedang memohon kepada ibunya untuk dibelikan mainan. “Tapi gue nggak dianggap disini, ya lebih baik gue cabut aja” Tylisia tak kuasa menahan tawanya saat melihat mata Keyla berkaca kaca seperti ingin menangis. Keyla semakin kuat memegang lengannya seolah tak ingin Tylisia pergi menjauh darinya. “Nggak gue nggak bakalan kek gitu lagi, gue janji” Keyla mengulu

