Perkataan terakhir yang diucapkan Ferdi sukses membuat Erlanda melihat ke arah mereka, membuat mereka bertiga terkejut dengan reaksi yang diberikan Erlanda, sepertinya misi mereka berhasil. “Kenapa Er?’ Dendra berpura pura bertanya padahal hatinya berteriak senang. “Nggak apa-apa” ujar Erlanda kembali menghadap ke komputernya Mereka bertiga mengedipkan matanya ini waktu yang pas untuk menjalankan misi kedua, yaitu membuat Erlanda mengatakan pendapat yang ia miliki terhadap permasalahan pura-pura yang dialami Satya. “Menurut lo gimana Er, benerkan si Satya cemburu?” Erlanda kembali menghadap mereka dengan kening berkerut. *** Tak lama Keyla datang sambil meneteng bukunya yang sudah di bayar di kasir. “Udah Key?” tanya Tylisia Keyla mengangguk dengan semangat “Maaf ya, gara-gara gu

