“Aku merindukanmu, Baby girl!” ujar Dave setelah menurunkan tubuh Kim di atas tempat tidur. Sorot mata abu-abunya yang biasanya tajam, entah mengapa begitu terlihat dipenuhi oleh kabut gairahh, dan hal itu berhasil membuat Kim menjadi sangat takut. Bergerak ke belakang dengan susah payah, pelan tapi pasti Kim pun berhasil melakukan, tetapi jangan panggil laki-laki itu dengan nama Dave, jika ia tak berhasil membuat Kim kecanduan padanya. “Kau mau pergi ke mana, Baby girl? Tidak ada jalan lagi di belakangmu itu, selain ikut bersamaku,” kekeh Dave sembari mengerlingkan sebelah matanya, bahkan kini laki-laki berusia tiga puluh tiga tahun tersebut sudah semakin dengan Kim. Berusaha agar bisa terus menjalankan aksi mogok bicara akibat kekesalan pada kegilaan Dave, nyatanya Kim selalu saja

