"Hemph! Di mana aku?! Argh! Mengapa badanku terasa sangat sakit?!" panik Dave saat kesadaran sudah menghampirinya. Kepalanya terasa sangat sakit, berdenyut hebat, dan membuatnya terus saja meringis. Saat kedua netra abu-abu itu menyisir ruangan yang berwarna serba putih tersebut, satu per satu ingatan Dave pun kembali tersusun rapi, jika beberapa jam lalu ia sedang melakukan janji temu dengan Dokter Joseph. "Brengsekk! Argh! Mengapa aku bisa sampai terikat seperti ini?!" Satu umpatan lolos begitu saja dari bibir Dave, pun tak ketinggalan teriakan keras tentang tubuhnya yang tidak bisa bergerak bebas. Dalam posisi duduk di atas kursi kayu yang berwarna hitam pudar, Dave berniat untuk berdiri, berharap ia bisa memikul benda tersebut di punggungnya. Sayang sekali, keinginan itu tidak

