Bab 43

1361 Kata

Bab 43 "Ada apa, Nak?" Tanya Bu Melia. "Pak Erland menyuruhku datang ke kantor. Paling-paling juga menyuruhku untuk bekerja kembali," Arsyad tersenyum sinis. "Makanya jangan sembarangan memecat orang," Gerutunya kemudian. "Ya datangin aja. Bilang sama si Erland Erland itu bahwa kau bisa mencari pekerjaan yang lebih baik daripada mengemis-ngemis bekerja padanya," ujar Bu Melia. "Bener, Bu. Habis kemarin dia bela-belain Ika di depan aku. Belum tahu dia Ika itu siapa? Paling-paling juga selama ini Ika bekerja dengan bantuan seseorang. Hingga bisa seolah-olah berprestasi di sana." Imbuh Arsyad. "Maksudmu apa Ika bekerja sebagai apa di sana?" Bu Melia merasa heran. Huufh... Arsyad menutup mulutnya,' kok bisa keceplosan sih,' pikirnya. "Eh enggak Bu. Ika tidak kerja sebagai apa-apa kok d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN