Aku tersentak dengan apa yang aku lihat pada leher Elien, sebuah bekas gigitan yang begitu dalam terlihat begitu jelas di mataku. Tapi apa Elien menyadari belas gigitan itu, sepertinya tidak karena dia tak merespon apa pun atas apa yang dia alami. "Apa kamu merasa ada yang aneh dengan lehermu?" tanyaku dengan sangat hati-hati. "Tidak, aku merasa semuanya baik-baik saja dan normal," jawab Elien. Sudah kuduga, dia memang tak menyadari jika ada sebuah gigitan di lehernya. Dengan perlahan aku menjukirkan tanganku dan mencoba mengelus bekas gigitan itu untuk merasakan auranya. "Ada sih Ra, memang leher Elien kenapa?" tanya Bagas yang sepertinya penasan dengan apa yang aku lakukan. "Tidak apa-apa," kataku sambil berjalan menuju lemari pakaian dan mengambil jaket yang tersimpan rapi di dalam

