bab 68

1049 Kata

"Ra kenapa?" terdengar teriakan Bagas sambil menghampiriku yang telah jatuh tersungkur di atas lantai. Makhluk sialan itu melukaiku tepat di ulu hatiku hingga membuatku terjatuh. Tapi dia segera menghilang saat Bagas menghampiriku dan membantuku untuk berdiri. "Aku enggak apa-apa, Gas," kataku sambil berdiri dan berjalan ke arah balkon di mana Elien tengah duduk sambil menatap langit bertabur bintang. Walau tanpa ada kata yang terucap, tapi aku tahu ada hal yang mengganggu pikiran Elien, salah satunya mengenai leak. Dia sendiri belum bercerita di mana pertama kali dia melihat makhluk mengerikan itu, karana yang aku lihat tadi dia sedang tidur di kamarnya. "Maaf Lien," kataku lirih. "Aaaggghhh...," teriak Elien saat aku menusukkan jarum ke jemari tangannya. Aku tadi mengambil jarum da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN