Wild Eyes

1685 Kata

Waktu Selly kembali ke ruang mengajar. Ada seorang pria mengetuk pintu. Dia jadi minta ijin pada anak-anak itu untuk ditinggal sebentar lagi. "Ahk, Miss tinggal sebentar lagi,ya." Selly menghampiri utusan Ariba. Pria itu bermaksud menanyakan kejadian sebenarnya. Bilangnya saja mengonfirmasi ternyata itu tekanan supaya Selly mengaku kesalahan lalu bersedia mengundurkan diri. Rencananya, saat nanti Selly sudah tidak bekerja, dan sistem mengajar jadi vakum. Ariba dengan bebas menghancurkan rumah singgah yang dianggap tidak efektif. Perlahan tapi pasti. Dia akan mencapai keinginannya. Namun, saat yang sama Ibas ternyata di sana. Yang tadinya dia ingin berbagi keluh kesah jadi terbengong. "Pak Yuda?" Ibas mengenali karyawannya itu. "Ada urusan apa kemari?" "Oh, saya hanya diminta menegu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN