Ditempat lain seorang lelaki kembali datang ke rumah Rani. Yoga sudah tidak sabar ingin bertemu dengan wanita yang ia cintai. Dia mengkhawatirkan Rani yang sekarang sedang mengandung anaknya. "Rani, sayang. Kamu dimana?" "Jangan pisahkan aku dari anak kita." "Aku udah bilang 'kan sama kamu. Kalau kamu hamil aku akan tanggung jawab." "Tapi kenapa kamu malah pergi dari aku." "Argh!!!" Yoga menendang ban mobilnya, ia kembali masuk ke dalam dan melanjutkan perjalanannya ke rumah Vanya. Pria itu masih menaruh dendam kepada Vanya karena sudah membuat Rani terjatuh. "Kamu akan mendapatkan balasan Anya, karena kamu sudah berani main-main dengan saya." "Saya akan pastikan bisa mengambil keperawanan mu." Yoga tersenyum miring menatap tajam kearah depan. "Kamu menjaganya untuk Arsyad 'kan?"

