31. Pertemuan Dengan Putri Liana

1092 Kata

Saidon sampai tidak bisa berkata-kata, dia sangat ingin memeluk Liana tetapi takut dikira lelaki hidung belang. Sebab Liana sama sekali tidak mengingat dirinya. Sehingga Saidon memeluk Popo sebagai gantinya. Dan anehnya Popo juga sangat patuh dan manis. "Sejak kapan kamu suka kucing, Bos? " tanya Dave heran. "Sejak dulu, " jawab Saidon. Dave dan Markus hanya manggut-manggut, selama ini mereka tahu jika Saidon tidak suka kucing sebab bulunya yang membuat Saidon risih. "Wah... Aku tidak mengira jika Popo bisa langsung menyukaimu. Dia biasanya galak terhadap orang lain bahkan jika di dekati langsung mencakar, " ujar Liana. "Iyakah? Mungkin karena aku tampan, " jawab Saidon tersenyum manis. Lagi-lagi Dave dan Markus saling melirik, sikap itu bukan karakter dari Saidon. Sedangkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN