Armand masih ingin berlama-lama mematri wajah perempuan yang di yakini sebagai Qenna itu, namun lampu lalu lintas sudah beralih menjadi warna hijau. Membuat pengendara lainnya kembali melanjutkan perjalanan, bunyi klakson juga ikut bersahutan. Begitu juga dengan Qenna, mobil yang di kendarainya mulai menjauh dari pandangan Armand. Pria itu masih tercenung dalam pikiran. Sedetik kemudian, Armand tersentak oleh suara klakson mobil yang berada tepat di belakangnya. Sebab, Armand sudah menghambat waktu pengemudi lain. Mendengar suara klakson, Armand pun bergegas menancap gas di bawah sana. Menyadari mobil yang berada di sampingnya tadi sudah berada jauh dari jangkauan manik mata, Armand pun tidak ingin ketinggalan jauh. Ia juga menambah kecepatan mobil agar jejak mobil yang di kendarai Qenna

