Hari ini, tidak henti-hentinya Qiara mengembangkan senyum di wajahnya. Setelah selesai sarapan, Qenna menepati janjinya untuk memperlihatkan foto Papa yang di minta oleh Qiara. Dengan senang hati, Qiara mengambil foto itu dari tangan Mamanya. Semenjak sepasang bola matanya memandangi pigura sang Papa, ada kebahagiaan tersendiri yang tersirat di raut wajah Qiara. Ternyata ia memiliki Papa yang tampan. Meski ia tidak dapat bertemu langsung, hatinya sedikit terobati dengan pigura itu. Hanya sang Papa seorang di pigura itu, tanpa ada Mama berfoto bersama dengan sang Papa. Mobil Qenna berhenti tepat di gerbang sekolah Qiara. Mereka keluar dari mobil. Sebelum Qiara benar-benar pergi ke kelas, Qenna memberi kecupan di kening Qiara. Dia ikut senang melihat putrinya itu tampak bersemangat sekolah

