Getaran ponsel menyentak di telinga pria jahat. Ia melihat satu nama tertera di layar ponsel. Nama yang telah ia tunggu sedari tadi. Menunggu perintah untuk ia jalani selanjutnya. Tombol ponsel pun di geser oleh pria jahat. "Mau di apakan perempuan ini?" tanya Pria jahat yang bernama Dzaki. Mematikan puntung rokok yang hampir tinggal batangnya lagi ke dalam asbak. Udara tipis menggumpal di udara. Sembari menantikan jawaban dari lawan bicaranya. "Bunuh dia, dan buang mayatnya jauh-jauh! Sebisa mungkin jangan sampai meninggalkan jejak, apapun itu! Mengerti?" bentak seseorang di seberang sana. Dengan mata membelalak, namun tak terlihat dari matanya langsung. Tetapi, nada suaranya tertangkap jelas bagaikan hewan buas mematikan mangsanya tanpa kata ampun!"Aku tidak ingin terseret-seret olehmu

