Ketukan palu terdengar di ruang sidang yang di hadiri oleh beberapa orang dan pengacara yang saling mendampingi Alin dan Rafa. Menandakan jika Alin dan Rafa telah resmi bercerai secara hukum dan agama. Berakhirnya semua perjuangan Alin untuk menjadi istri yang baik untuk Rafa. Setelah kedatangan Rafa ke apartemennya kala itu, akhirnya Alin memilih jalan berpisah dengan pria yang tidak mencintainya. Tidak ada yang patut di pertahankan, dari pada saling menyakiti, meski Rafa tidak menalaknya secara langsung. Namun, setiap yang terlontar dari mulut Rafa menjadi benalu di hatinya. Kejujuran Rafa sangat menyakitkan di hati Alin. Sampai detik ini juga rasa perih di hatinya masih berdenyut. Dari semua kejadian Alin tahu apa yang harus ia lakukan untuk hidupnya ke depan. Hingga meja hijau menjad

