Sudah sekitar 10 menit yang lalu Bayu kembali dari kantin. Duduk termenung di kursi tunggu depan ruang rawat Sari. Sesekali mengecek pergerakan jarum jam di tangannya kemudian menatap ke lorong rumah sakit. Berharap seseorang yang dia tunggu segera menampakkan diri. "Kok belum sampai ya?" gumamnya. Khawatir jika terjadi sesuatu dengan Lydia. Seharusnya wanita itu sudah sampai. Tapi sampai sekarang belum juga menunjukkan tanda-tanda kedatangannya. Bahkan, Bayu mencoba menghubungi nomor ponselnya, tidak ada jawaban sama sekali. Beberapa saat kemudian, terdengar suara langkah tergesa yang mendekat. Membuat Bayu sontak menoleh ke sumber suara. Detik kemudian, pria bertubuh kekar tersebut menghela nafas lega saat melihat orang yang dia tunggu-tunggu akhirnya sampai dengan selamat. "Sayan

