7 tahun kemudian … “J, apa kamu sudah siap?” Seorang wanita muda keluar dari pintu kamar. Tubuh langsingnya dibalut blouse putih dengan rok span selutut. Rambut panjang pirangnya digelung rapi. Kaca mata minus bertengger di hidungnya yang mancung sempurna. Iris sewarna madu mengerling pada seorang pria yang sedang duduk menikmati kopi hitamnya di konter dapur. “Megan,” Jared tersenyum manis pada perempuan yang memanggilnya. Dia bangkit dari duduknya dan mengambil jas navynya. Dia melangkah mendekat Megan dan mengecup bibirnya kilat, “Kamu mau kujemput pukul berapa?” Wanita bernama Megan itu melirik jam yang menggantung di dinding kondominium itu, ”Mungkin jam 5. Tidak ada pasien yang mendatangiku lagi di jam itu.” Jared mengangguk lalu tersenyum manis, “Kalau begitu aku sudah ada di

