Pattaya mengernyitkan keningnya saat supir Jared mengarahkan mobil ke dalam bandara melalui jalur khusus, "Kukira kita akan naik pesawat." Jared menyentuh lengan Pattaya dan menggenggamnya. "Tentu" Jared tersenyum manis. "Memang kita akan naik apa ke Brazil sayang?" Wajah Pattaya memerah. Dia menundukkan wajahnya. "Tapi kau melewati pintu bandara." Jared mengangkat dagu Pattaya agar wanita itu bisa kembali menatapnya. Jared memandang wajah Pattaya yang memerah. Iris hijaunya menatap malu-malu dari balik bulu mata lentiknya. Bibirnya terbuka merah merona menggoda tanpa sentuhan lipstik. Jared tidak bisa menahan dirinya untuk mengecup bibir manis itu. Jared melumatnya perlahan menikmati rasa manis miliknya. Dia mengerang lalu melepaskan bibir mereka. "Aku kecanduan rasa manis bibirmu saya

