Sabtu siang Zee dan Roi tiba di rumah papa di Loumarin, Roi merasakan kedamaian sejak pertama menginjakkan kakinya di Lourmarin. Ah, kemana saja aku selama ini, sejak kecil terbiasa ke Perancis, menyusuri tempat-tempat indah, mengapa pedesaan yang seperti lukisan ini tak terjamah olehku, pikir Roi. Papa membuka lengannya lebar-lebar dan memeluk serta mencium lembut ujung kepala Zee. "Tidak ada kata bosan untuk selalu berada dalam dekapan papa," ujar Zee manja. Papa menyalami Roi dan menepuk bahunya pelan. Segera papa mengajak makan siang, pembicaraan hangatpun berlangsung. "Bagaimana pekerjaanmu Zee? " tanya papa menatap Zee yang tanpa disadari telah mulai tumbuh menjadi wanita dewasa. "Hmm baik papa, menyenangkan bekerja di tempat yang aku sukai, orang-orang baik dan kreatif," j

