Athaya tengah berjalan menuju parkiran, bel sudah sedari berbunyi sebelumnya, dengan langkah terburu-buru tanpa sadar bahwa Athaya melupakan kunci mobil miliknya di kelas. Baru saja Athaya ingin balik ke kelas, tangan seseorang mencekal lengan Athaya dengan kuat, Athaya meringis kesakitan. "Lepasin!"Athaya menghempaskan tangannya dari seorang perempuan baru baya dihadapannya itu. "Kamu siapa?!"tanya Athaya sarkatis. Perempuan dengan kaca mata hitam itu tersenyum menyeringai,"Saya mamanya Azka." Mata Athaya tak berhenti berkedip saat itu,"Jadi kamu seorang ibu yang tega menghancurkan hati putranya sendiri?" Athaya kemudian berdecih, ia menatap Ghina penuh dengan kebencian,"Apa maksud mu?" Athaya kemudian tertawa, Ghina mengerutkan dahinya bingung. Ternyata Ghina salah, Athaya bukan

